Pengantar Ilmu Komunikasi
Silabus Mata Kuliah
Pengantar Ilmu Komunikasi
Bobot SKS :
|
Semester Kode Mata Kuliah :
|
Deskripsi Mata Kuliah
|
Mata
Kuliah ini membahas mengenai pengetahuan dan pemahaman tentang
pengertian dan hakekat komunikasi, konsep-konsep dasar komunikasi,
proses komunikasi dalam kehidupan manusia, serta ruang lingkup dan
perkembangan Ilmu Komunikasi.
|
Tujuan Mata Kuliah
|
Setalah perkuliahan ini mahasiswa diharapkan:
1. Mampu memahami dan menguasai hakekat dan pengertian komunikasi,
2. konsep-konsep komunikasi,
3. proses komunikasi,
4. ruang lingkup komunikasi dan
5. perkembangan Ilmu Komunikasi.
6. Mampu mengidentifikasi dan memahami fenomena komunikasi dari fenomena-fenomena sosial yang ada.
7.
Mahasiswa dapat memahami konsep komunikasi, serta fenomena yang
terdapat di masyarakat sebagai akibat dari berlangsungnya proses
komunikasi
8. Mahasiswa
mampu melakukan analisa fenomena yang ada di masyarakat tersebut
dengan menggunakan konsep komunikasi yang telah diajarkan
|
Mata Kuliah Prasyarat
|
Tidak ada
|
Pokok Bahasan
|
|
Buku Wajib
|
Blake, Reed and Edwin O.Harosdsen, 1979, A Taxonomy of Concept in Communication, New York: Hastings House
Effendy, Onong Uchayana, 1986, Dinamika Komunikasi, Bandung : Remaja Karya
--------, 1993, Ilmu Komunikasi : Teori dan Praktek, Bandung: Remaja Rosdakarya
Fisher, B. Aubrey, 1986, Teori-teori Komunikasi, terj. Soejono Trimo, Bandung : Temaja Taosdakarya
|
Buku Anjuran
|
Goldberg, Alvin A. & Carl E. Larson, 2085, Komunikasi Kelompok, terj. Koesdarini S. dan Gary R. Yusuf, Jakarta : Unibersitas Indonesia
Hanafi, Abdillah, 1984, Memahami Komunikasi Antar Manusia, Surabaya : Usaha Nasional
Kincaid,
D. Lawrence & Wibur Schramm, 1977, Azas-azas Komunikassi Antar
Manusia, Jakarta: LP3ES &East-West Communication Institute
Littlejohn, Stephen W., 1999, Theories of Human Communication, sixth ed., California: wadsworth, Belmont
Rogers, Everett M., 1994, A History of Communication Study, Ney York : The Free Press
Sendjaya, Sasa Djuarsa, 1993, Pengantar Komunikasi, Jakarta : Universitas Terbuka]
--------------, 1994, teori Komunikasi, Jakrta : Universitas Terbuka
|
Bobot Penilaian
|
Harian (absensi/quis dan tugas)= 30%
UTS = 30 %
UAS = 40%
|
Ada tiga penyebab mengapa manusia melakukan komunikasi (menurut Harold D. Lasswell)
- Hasrat manusia untuk mengontrol lingkungannya, melalui komunikasi manusia dapat megetahui peluang – peluang yang bisa dimanfaatkan, dipelihara dan menghindar pada hal – hal mengancam alam sekitarnya.
- Upaya manusia untuk dapat beradaptasi dengan lingkungannya, melaui proses yang berkelanjutan, suatu masyarakat bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.
- Upaya untuk melakukan tranformasi warisan sosialisme, suatu masyarakat yang ingin memepertahankan keberadaannya, maka anggota masyarakatnya dituntut untuk melakukan pertukaran nilai, peranan, dan prilaku.
Ketiga
fungsi ini menjadi patokan dasar bagi setiap individu dalam berhubungan
dengan sesama anggota masyarakat. Jadi komunikasi jelas tidak dapat
dipisahkan dengan kehidupan umat manusia, baik sebagai individu maupun
sebagai anggota masyarakat.
Ruang Lingkup
Dalam
kehidupan sehari – hari kita telah menemukan peristiwa komunikasi
dimana - mana. Komunikasi yang menggambarkan bagaimana seseorang
menyampaikan sesuatu lewat bahasa atau simbol – simbol tertentu kepada
orang lain.
Pengertian Komunikasi
- Komunikasi adalah suatu interaksi, proses simbolik yang menghendaki orang – orang mengatur lingkungannya dengan (1) membangun hubungan antar sesama manusia (2) melalui pertukaran informasi (3) menguatkan sikap dan tingkah laku orang lain (4) serta berusaha mengubah sikap dan tingkah laku tersebut.
- Komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada satu penerima atau lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka. (menurut Everett M. Rogers )
- Komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk data, melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya yang pada akhirnya akan sampai pada saling pengertian yang mendalam. (menurut D. Lawrence Kincaid yang dikembangkan bersama Everett Rogers )
- Komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang saling mempengaruhi satu sama lainnya, sengaja atau tidak disengaja. (menurut Shannon dan Weaver )
Apa yang mendorong kita berkomunikasi (?).
Manfaat-manfaat apa yang kita peroleh dari komunikasi (?).
Sejauh mana komunikasi memberikan andil kepada kepuasan kita.
Berdasarkan pengalaman yang mereka lakukan, para pakar komunikasi mengemukakan fungsi yang berbedabeda meskipun adakalanya terdapat kesamaan dan tumpang tindih di antara berbagai pendapat tersebut.
Fungsi Pertama : Komunikasi Sosial , Fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun konsep-diri, aktualisasi-diri, untuk kelangsungan hidup, untuk memperoleh kebahagiaan, terhindar dari tekanan dan ketegangan.
Pembentukan konsep-diri Konsep-diri adalah pandangan kita mengenai siapa did kita, dan itu hanya bisa kita peroleh lewat informasi yang diberikan orang lain kepada kita. Aspek-aspek konsep did seperti jenis kelamin, agama, kesukuan, pendidikan, pengalaman, rupa fisik, kita tanam kepada diri kita lewat pernyataan (umpan balik) orang lain dalam masyarakat yang menegaskan aspek-aspek tersebut – dan ini dilakukan lewat komunikasi.
Pernyataan eksistensi-diri Orang berkomunikasi untuk menunjukkan dirinya eksis. Bila kita berdiam diri , orang lain akan memperlakukan kita seolah-olah kita tidak ada. Pengamatan juga menunjukkan bahwa bila seorang anggota diskusi tidak berbicara sama sekali dan memilih tetap diam, orang lain akan segera menganggap bahwa si pendiam itu tidak ada sama sekali. Mereka tidak meminta si pendiam itu untuk memberi komentar atau berbicara kepadanya. Dan bila kemudian si pendiam memutuskan berbicara, anggota lainnya sering bereaksi seolah-olah si pendiam itu mengganggu saja. Mereka memperhatikannya sedikit saja. Mereka mengharapkan si pendiam itu tidak berbicara. Respon kelompok yang demikian mungkin tidak akan terjadi bila sejak awal si pendiam membuat komentar dalam diskusi dan kemudian menunggu giliran untuk berbicara lagi. Dengan bersikap pasif si pendiam gagal menggunakan pembicaraan untuk menyatakan eksistensi-dirinya.
UNTUK KELANGSUNGAN HIDUP, MEMUPUK HUBUNGAN, DAN MEMPEROLEH KEBAHAGIAAN Sejak
lahir kita tidak dapat hidup sendin untuk mempertahankan hidup. Kita
perlu dan harus berkomunikasi dengan orang lain untuk memenuhi kebutuhan
biologis kita seperti makan dan minum, dan memenuhi kebutuhan
psikologis kita seperti sukses dan kebahagiaan. Melalui komunikasi pula
kita dapat memenuhi kebutuhan emosional kita dan meningkatk an kesehatan
mental kita. Kita belajar makna cinta, kasih sayang, keintiman,
simpati, rasa hormat, rasa bangga, bahkan ir ihati dan kebencian.
Melalui komunikasi, kita dapat mengalami berbagai kualitas perasaan itu
dan membandingkannya antara perasaan yang satu dengan perasaan lainnya.
Komunikasi sosial mengisyaratkan bahwa komunikasi dilakukan untuk
pemenuhan-diri untuk merasa terhibur, nyaman dan tenteram dengan diri
sendiri dan juga orang lain. Dua orang dapat berbicara berjam jam dengan
topik yang berganti-ganti tanpa mencapai tujuan yang telah ditetapkan
sebelumnya. Pesan-pesan yang mereka pertukarkan mungkin hal-hal yang
remeh, namun pembicaraan itu membuat keduanya merasa senang.
Fungsi Kedua : Komunikasi Ekspresif ,
Erat kaitannya dengan komunikasi sosial adalah komunikasi ekspresif
yang dapat dilakukan sendirian ataupun dalam kelompok. Komunikasi
eskpresif tidak otomatis bertujuan mempengaruhi orang lain, namun dapat
dilakukan sejauh komunikasi tersebut instrumen untuk menyampaikan
perasaan-perasaan (emosi) kita. Perasaan-perasaan tersebut terutama
dikomunikasikan melalui pesan-pesan nonverbal. Perasaan sayang, peduli,
rindu, simpati, gembira, sedih, takut, prihatin, marah dan benci dapat
disampaikan lewat kata-kata, namun terutama lewat perilaku nonverbal.
Emosi juga dapat disalurkan lewat puisi,lagu, tarian,lukisan dan
pemberian bunga maupun drama.
Fungsi Ketiga : Komunikasi Ritual ,
Erat kaitannya dengan komunikasi ekspresif adalah komunikasi ritual
yang biasanya dilakukan secara kolektif. Suatu komunitas sering
melakukan upacara-upacara berlainan sepanjang tahun dan sepanjang hidup
yang disebut para antropolog sebagai rites of passage, mulai dan upacara
kelahiran, sunatan, ulang tahun (nyanyi Happy Birthday dan pemotongn
kue), pertunangan (melamar, tukar icin), siraman, pernikahan
(ijab-qabul, sungkem kepada orang-tua, sawer dsb.), ulang tahun
perkawinan hingga upacara kematian. Kini kegiatan olahragapun sudah
menjadi komunikasi ritual, misalnya Olimpiade, Piala Dunia Sepakbola,
PON. Dalam acara-acara itu orang mengucapkan kata-kata atau menampilkan
perilaku-perilaku tertentu yang bersifat simbolik.
Fungsi Keempat : Komunikasi Instrumental ,
Komunikasi instrumental mempunyai beberapa tujuan umum:
menginformasikan, mengajar, mendorong, mengubah sikap dan keyakinan, dan
mengubah perilaku atau menggerakkan tindakan dan juga untuk menghibur.
Bila diringkas kesemua tujuan tersebut dapat disebut membujuk (bersifat
persuasive). Komunikasi yang berfungsi memberitahukan atau menerangkan
(to inform) mengandung muatan persuasive dalam arti pembicara
menginginkan pendengamya mempercayai bahwa fakta atau informasi yang
disampaikan akurat dan layak untuk diketahui. Bahkan komunikasi yang
menghibur (to entertain) pun secara tidak langsung membujuk khalayak
untuk
MENGAPA KITA HARUS MENJADI KOMUNIKATOR YANG EFEKTIF ?
FAKTA
80% Waktu yang kita punya digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Ke atas, ke bawah atau ke samping, di dalam organisasi kita atau di luar organisasi dengan para client, pelanggan serta unit-unit lain. Karena itu, mengembangkan kemampuan berkomunikasi sangatlah penting.
FAKTA
1/3 Kehidupan orang dewasa dihabiskan di tempat kerja dan kemampuan berkomunikasi yang baik yang dikembangkan di tempat kerja akan merambat kepada meningkatnya mutu kehidupan pribadi.
Kalau kita ingin tim kita meraih sukses, orang-orang di dalam tim harus mampu berbicara satu sama lain dan juga mampu mendengarkan. Inilah kunci keberhasilan sebuah komunikasi.
Seandainya saya harus menyebutkan
satu saja instrumen kepemimpinan
yang serbaguna, itu adalah...
KOMUNIKASI
(John W Gardner)
Istilah komunikasi: berasal dari bahasa Yunani :
@. commune (percakapan atau pergaulan)
@. communion (bersama).
Karena itu, tujuan komunikasi adalah untuk membentuk suatu kebersamaan.
Komunikator (Source / Sumber) adalah awal mula suatu pesan.
Komunikator dapat berupa individu atau beberapa individu.
Komunikan (Receiver / penerima) adalah seseorang Atau sekelompok orang yang menjadi sasaran pesan.
Pesan (message) dapat berupa lambang atau tanda seperti tulisan atau lisan.
Channel adalah saluran yang digunakan dalam penyampaian pesan. Saluran dapat terdiri darikomunikasi massa (radio, koran, TV, baliho dll) dan komunikasi interpersonal (face to face).
EKTIFITAS ataukah EFFISIENSI
3 elemen penting dalam proses komunikasi :
1. EFFECT.
Komunikasi dikatakan effective bila berhasil menimbulkan effect. Pada taraf pertama, effect tersebut berupa perhatian (attention) sedangkan pada taraf akhir, effect yang kita inginkan berupa tercapainya tujuan komunikasi. Effect dapat diketahui dari reaksi arus balik (feedback)
dari komunikan. Effect dapat diukur dengan mengetahui adanya :
1. Komunikasi antar persona yang membicarakan message yang diberikan.
2. Partisipasi komunikan secara aktif.
2. FEED BACK.
Feedback adalah tanggapan dari pihak komunikan atas pesan yang diterima. Hati-ati dengan feedback, jangan sampai salah tafsir.
3. NOISE.
Noise yaitu faktor-faktor fisik dan non fisik yang dapat menggangu kelancaran proses komunikasi. Noise dapat dikelompokkan menjadi 2 :
a. Channel Noise.Gaduh, bising, gema, pengaruh cuaca dll.
b. Semantic Noise.Kesalahpahaman antara komunikator dengan komunikan. Karena itu perlu redudancy dan clearity.
Proses komunikasi akan berjalan baik atau efektif jika terdapat overlaping of interest diantara komunikator dengan komunikan, yakni adanya kesamaan dalam hal :
Kerangka Referensi ( Frame of Reference )
Bidang Pengalaman ( Field of Experience )
TUJUAN DAN AKIBAT KOMUNIKASI
Secara umum akibat ( hasil-impact ) komunikasi
dapat terjadi dalam 3 tahap yakni :
1. Cognitive Effect (Tahap Kognitif).
Tahap menimbulkan kesadaran dan perubahan pada apa yang diketahui, dipahami dan dipersepsi.
2. Affective Effect (Tahap Afektif).
Yaitu tahap pembentukan sikap atau perasaan. Berhubungan dengan emosi, sikap atau nilai.
3. Psychomotor Effect (Behavioral Effect atauTahap Konatif)
Yaitu tahap pembentukan atau perubahan perilaku / tindakan.
Komunikasi di media massa akan mempunyai efek yang kuat jika ditunjang oleh beberapa kondisi sebagai berikut :
1. EKSPOSUR.
2. KREDIBILITAS.
3. KONSONANSI.
4. SIGNIFIKANSI.
5. SENSITIF.
6. SITUASI KRITIS.
7. DUKUNGAN KOMUNIKASI ANTAR PERSONAL.
Prinsip Komunikasi
FAKTA
80% Waktu yang kita punya digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Ke atas, ke bawah atau ke samping, di dalam organisasi kita atau di luar organisasi dengan para client, pelanggan serta unit-unit lain. Karena itu, mengembangkan kemampuan berkomunikasi sangatlah penting.
FAKTA
1/3 Kehidupan orang dewasa dihabiskan di tempat kerja dan kemampuan berkomunikasi yang baik yang dikembangkan di tempat kerja akan merambat kepada meningkatnya mutu kehidupan pribadi.
Kalau kita ingin tim kita meraih sukses, orang-orang di dalam tim harus mampu berbicara satu sama lain dan juga mampu mendengarkan. Inilah kunci keberhasilan sebuah komunikasi.
Seandainya saya harus menyebutkan
satu saja instrumen kepemimpinan
yang serbaguna, itu adalah...
KOMUNIKASI
(John W Gardner)
Istilah komunikasi: berasal dari bahasa Yunani :
@. commune (percakapan atau pergaulan)
@. communion (bersama).
Karena itu, tujuan komunikasi adalah untuk membentuk suatu kebersamaan.
Komunikator (Source / Sumber) adalah awal mula suatu pesan.
Komunikator dapat berupa individu atau beberapa individu.
Komunikan (Receiver / penerima) adalah seseorang Atau sekelompok orang yang menjadi sasaran pesan.
Pesan (message) dapat berupa lambang atau tanda seperti tulisan atau lisan.
Channel adalah saluran yang digunakan dalam penyampaian pesan. Saluran dapat terdiri darikomunikasi massa (radio, koran, TV, baliho dll) dan komunikasi interpersonal (face to face).
EKTIFITAS ataukah EFFISIENSI
3 elemen penting dalam proses komunikasi :
1. EFFECT.
Komunikasi dikatakan effective bila berhasil menimbulkan effect. Pada taraf pertama, effect tersebut berupa perhatian (attention) sedangkan pada taraf akhir, effect yang kita inginkan berupa tercapainya tujuan komunikasi. Effect dapat diketahui dari reaksi arus balik (feedback)
dari komunikan. Effect dapat diukur dengan mengetahui adanya :
1. Komunikasi antar persona yang membicarakan message yang diberikan.
2. Partisipasi komunikan secara aktif.
2. FEED BACK.
Feedback adalah tanggapan dari pihak komunikan atas pesan yang diterima. Hati-ati dengan feedback, jangan sampai salah tafsir.
3. NOISE.
Noise yaitu faktor-faktor fisik dan non fisik yang dapat menggangu kelancaran proses komunikasi. Noise dapat dikelompokkan menjadi 2 :
a. Channel Noise.Gaduh, bising, gema, pengaruh cuaca dll.
b. Semantic Noise.Kesalahpahaman antara komunikator dengan komunikan. Karena itu perlu redudancy dan clearity.
Proses komunikasi akan berjalan baik atau efektif jika terdapat overlaping of interest diantara komunikator dengan komunikan, yakni adanya kesamaan dalam hal :
Kerangka Referensi ( Frame of Reference )
Bidang Pengalaman ( Field of Experience )
TUJUAN DAN AKIBAT KOMUNIKASI
Secara umum akibat ( hasil-impact ) komunikasi
dapat terjadi dalam 3 tahap yakni :
1. Cognitive Effect (Tahap Kognitif).
Tahap menimbulkan kesadaran dan perubahan pada apa yang diketahui, dipahami dan dipersepsi.
2. Affective Effect (Tahap Afektif).
Yaitu tahap pembentukan sikap atau perasaan. Berhubungan dengan emosi, sikap atau nilai.
3. Psychomotor Effect (Behavioral Effect atauTahap Konatif)
Yaitu tahap pembentukan atau perubahan perilaku / tindakan.
Komunikasi di media massa akan mempunyai efek yang kuat jika ditunjang oleh beberapa kondisi sebagai berikut :
1. EKSPOSUR.
2. KREDIBILITAS.
3. KONSONANSI.
4. SIGNIFIKANSI.
5. SENSITIF.
6. SITUASI KRITIS.
7. DUKUNGAN KOMUNIKASI ANTAR PERSONAL.
Prinsip Komunikasi
Tiga prinsip dasar komunikasi adalah :
- Komunikasi hanya bisa terjadi bila terdapat pertukaran pengalaman yang sama antara pihak – pihak yang terlibat dalam proses komunikasi tersebut.
- Jika terjadi tumpang tindih menyebar dan menutupi dua lingkaran, maka akan menuju terbentuknya satu lingkaran yang sama, dan besar kemungkinannya tercipta statu proses komunikasi yang efektif.
- Tetapi jika terjadi tumpang tindih yang makin mengecil dan menjahui kedua lingkaran maka komunikasiu yang terjadi sangat terbatas.
Unsur – Unsur Komunikasi
· Menurut Aristóteles : mempunyai tiga unsur yang mendukung untuk melakukan proses komunikasi, yakni siapa yang berbicara , apa yang dibicarakan , dan siapa yang mendengarkan .
· Menurut Claude E. Shannon dna Warren Weaver : menyatakan komunikasi harus mempunyai lima unsur, yakni Pengirim, Transmitter, Signal, Penerima dan Tujuan.
· Pada David K. Berlo : membuat komunikasi yang lebih sederhana, yang diberi nama “ SMCR “ yaitu Source, Message, Channel, Reciever. Sumber / Source : Semua peristiwa komunikasi akan melibatkan sumber sebagai pembuat atau pengririm informasi.
· Pesan / Message : Sesuatu yang disampaikan pengirim kepada penerima.
· Media / Channel : Alat yang digunakan untuk memindahkan pesan dari sumber kepada penerima.(bisa saja berupa indera manusia).
· Penerima / Receiver : Pihak yang menjadi sasaran pesan yang dikirim oleh sumber. Bisa satu orang maupun lebih.
· Pengaruh : Perbedaan antara apa yang dipikirkan, dirasakan dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan.
· Tanggapan Balik : Salah satu bentuk daripada pengaruh yang berasal dari penerima (umpan balik)
· Lingkungan : Faktor – Faktor tertentu yang dapat mempengaruhi jalannya komunikasi.
Tipe Komunikasi
- Komunikasi dengan Diri Sendiri (Intrapersonal Communication) adalah komunikasi yang terjadi dalam diri individu, atau dengan kata lain proses komunikasi dengan diri sendiri.
- Komunikasi Antar Pribadi (Interpersonal Communication) adalah komunikasi yang berlangsung antara dua orang atau lebih secara tatap muka.
- Komunikasi Publik (Public Communication) adalah komunikasi yang disampaikan secara tidak langsung dan spontan, melainkan terencana dan dipersiapakan lebih awal.
- Komunikasi Massa (Mass Comúnication) adalah proses komunikasi yang berlangsung dimana pesannya dikirim dari sumber yang melembaga kepada khalayak umum yang sifatnya massal melalui alat – alat yang bersifat mekanis.
Model Komunikasi
Model Analisis Dasar Komunikasi
- Disebut juga model komunikasi Klasik atau model pemula yang dikembangkan oleh Aristóteles, Lasswell, Shannon dan Weaver. Pada model Aristóteles belum menempatkan unsur media dalam proses komunikasi.
Model Proses Komunikasi
- Model Sirkular yang dibuat oleh Osgood bersama Schramm
- Model ini menggambarkan komunikasi sebagai proses yang dinamis.
Model Komunikasi Partisipasi
- Berdasarkan prinsip memusatkan yang dikembangkan dari teori informasi dan sibernetik.
- Dikembangkan oleh D. Lawrence Kincaid dan Everett M. Rogers..
Dimensi Dan Prespektif Ilmu Komunikasi
- Komunikasi sebagai Proses ialah sesuatu kegiatan yang berlangsung secara tidak statis.
- Komunikasi s ebagai Simbolik ialah symbol dinyatakan dalam bentuk lisan mau p un melalui isyarat – isyarat tertentu, symbol yang membawa pernyataan dan diberi a r ti oleh penerima.
- Komunikasi Seb a gai Sistem ialah suatu aktifitas dimana semua komponen atau unsur p endukung saling berinteraksi satu sama lain dalam menghasilkan luaran atau dengan kata lain seperangkat komponen yang saling bergantung satu sama lain.
- Komunikasi sebagai Transaksional ialah k omunikasi yang boleh dikatakan tidak pernah terjadi tanpa melibatkan orang lain. Oleh karena itu dalam proses yang demikian akan timbul a ksi d an intera ksi diantara para pelaku komunikasi.
- Komunikasi s eb a gai Multi-Dimensional ialah dua tingkatan komunikasi yang dapat diidentifikasi , yakni dimensi isi, dan dimensi hubungan.
FUNGSI KOMUNIKASI.
Menurut Harold D. Lasswell fungsi komunikasi antara lain :
Manusia dapat mengontrol lingkungannya
Dapat beradaptasi dengan tempat lingkungan mereka berada.
Serta melakukan transformasi warisan social kepada generasi berikutnya.
Fungsi Komunikasi Terbagi menjadi 3 sesuai dari tipe komunikasi itu sendiri yaitu :
1. Komunikasi
dengan Diri Sendiri berfungsi untuk mengembangkan kreativitas
imajinasi, memahami dan mengendalikan diri, serta meningkatkan
kematangan berpikir sebelum mengambil keputusan.
2. Komunikasi Antar Pribadi berfungsi untuk berusaha meningkatkan hubungan insan i (human
relation), menghindari dan mengatasi konflik – konflik pribadi,
mengurangi ketidakpastian sesuatu, serta berbagi pengetahuan dan
pengalaman dengan orang lain.
3. Komunikasi Publik berfungsi untuk menumbuhkan semangat kebersamaan (solidaritas) , memengaruhi orang lain , memberi informasi, mendidik dan menghibur.
KOMUNIKASI SEBAGAI ILMU YANG MULTI DISIPLIN
Sebagai
ilmu yang dapat diterapkan dalam hidup masyarakat, komunikasi telah
lama menarik perhatian para ilmuan dari luar bidang komunikasi sendiri.
Komunikasi
memiliki falsafah bahwa kehidupan manusia sesungguhnya ditentukan oleh 3
unsur yakni: unsur biologis, unsur fisik dan unsur sosial,
Dengan unsur biologis dimaksudkan bahwa manusia untuk mempertahankan hidupnya diatas bumi ini memerlukan makanan yang berasal dari tumbuhan dan hewani (biologi). Selain unsur biologis manusia juga memerlukan udara, air, dan tanah (fisik) serta kerja sama dengan manusia lainnya untuk dan mencapai tujuan hidupnya (Sosial)
Dengan unsur biologis dimaksudkan bahwa manusia untuk mempertahankan hidupnya diatas bumi ini memerlukan makanan yang berasal dari tumbuhan dan hewani (biologi). Selain unsur biologis manusia juga memerlukan udara, air, dan tanah (fisik) serta kerja sama dengan manusia lainnya untuk dan mencapai tujuan hidupnya (Sosial)
KOMUNIKATOR
Adalah
pihak yang mengirim pesan kepada khalayak. Oleh karena itu komunikator
biasa disebut pengirim, sumber / source atau encoder.
Syarat Menjadi Seorang Komunikator :
Mengenal d iri s endiri
Kepercayaan
Daya Tarik
Kekuatan
PESAN (KODE VERBAL DAN NONVERBAL)
Dalam m emberikan pesan dal a m proses komunikasi . kita tidak bisa melepaskan diri dari apa yang disebut s i mbol dan kode karena pesan terdiri dari atas rangkaian s i mbol dan kode
Simbol adalah l ambang yang memiliki suatu objek
Kode adalah s eperangkat s i mbol yang telah disusun secara sistematis dan teratur sehingga memiliki arti.
Kode Verbal
Dalam pemakaiannya menggunakan b ahasa.
Bahasa adalah seperangkat kata yang telah disusun secara berstruktur
sehingga menjadi himpunan kalimat yang mengandung arti.
Kode Nonvebal
Manusia
dalam berkomunikasi selain memakai kode verbal juga memakai kode
nonverbal. Kode nonverbal biasa disebut bahasa isyarat atau bahasa diam (silent language). Kode nonverbal biasa dibagi menjadi beberapa bentuk :
Kine t i k (ditunjukan oleh gerakan badan)
Gerakan Mata
Sentuhan
Diam
P ostur t ubuh
Kedekatan dan r uang
Artifak dan visualisasi
Warna
Waktu
Bunyi
Bau
Penyusunan pesan ada bersifat informati f yang l ebih menekankan pada perluasan wawasan dan kesadaran khalayak.
Penyusunan pesan yang bersifat p ersuasif m emili ki tujuan untuk mengubah persepsi, sikap dan pendapat khalayak.
MEDIA
Alat atau sarana yang digunakan unutk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak.
Dalam hal ini Media digolongkan menjadi :
Media Antarpribadi
Media Kelompok
Media Publik
Media Massa.
GANGGUAN DAN RINTANGAN KOMUNIKASI
Gangguan pada Komunikasi :
1. Gangguan t eknis
2. Gangguan sistematik dan p sikologis
3. Rintangan f isik
4. Rintangan s tatus
5. Rintangan kerangka berfikir
6. Rintangan b udaya
KHALAYAK
Disebut juga sebagai penerima pesan. Dalam ber komunikasi , khalayak adalah salah sat u peran yang paling penting
Khalayak bisa berupa Individu, Kelompok, atau Masyarakat.
Aspek yang harus diketahui oleh komunikator menyangkut khalayak ad a lah :
Aspek s osiodemografik
Aspek profil psikologis
Aspek perilaku k halayak.
PENGARUH
Semua peristiwa komunikasi yang dilakukan secara tere n cana dan mempunyai tujuan, yakni mempengaruhi khalayak atau penerima pesan .
Pengaruh adalah salah satu elemen yang paling penting un t uk mengetahui berhasil tidaknya komunikasi yang kita inginkan.
Pengaruh bisa terjadi dalam bentuk perubahan pengetahuan, s ikap, dan p erilaku.
PERKEMBANGAN TERAKHIR ILMU KOMUNIKASI
Sekarang ini perkembangan ilmu komunikasi terjadi semakin cepat dan pesat di seluruh duni a termasuk di Indonesia. Karena ilmu komuikasi adal a h ilmu yang dianggap penting bagi semua orang , karena tanpa komunikasi kita tidak dapat melakukan dan melanjutkan kehidupan sekarang dan yang akan datang.
Sumber : http://ekibaihaki.com/page/48277/materi-kuliah.html






0 komentar:
Posting Komentar